Control Panel

Cara Instalasi Control Panel HestiaCP Gratis di qVM

Cara Instalasi Control Panel HestiaCP Gratis di qVM
Daftar Isi

HestiaCP adalah control panel berbasis open-source yang dapat digunakan untuk mengelola website, database, DNS, FTP, email, SSL, dan berbagai kebutuhan administrasi sistem lainnya melalui antarmuka berbasis web. Panduan ini membahas cara instalasi dan konfigurasi HestiaCP pada qVM dengan sistem operasi Ubuntu 24.04 LTS, mulai dari persiapan qVM, instalasi HestiaCP, akses dashboard, konfigurasi domain, hingga konfigurasi Mail Server dan Webmail.

Pengenalan

HestiaCP adalah control panel berbasis web yang ringan dan dirancang untuk mempermudah pengelolaan layanan web hosting tanpa harus selalu melakukan konfigurasi melalui Command Line Interface (CLI).

HestiaCP

Melalui HestiaCP, berbagai layanan seperti website, database, DNS, FTP, sertifikat SSL, Mail Server, dan beberapa versi PHP dapat dikelola melalui satu dashboard.

HestiaCP mendukung sistem operasi berbasis Debian dan Ubuntu. Pada panduan ini, instalasi dilakukan menggunakan layanan qVM dengan sistem operasi Ubuntu 24.04 LTS.

Persyaratan

Software

Sebelum melakukan instalasi, pastikan Anda telah memenuhi beberapa persyaratan berikut:

Hardware / Spesifikasi VPS qVM

Spesifikasi minimum yang dapat digunakan untuk menjalankan HestiaCP adalah:

text
vCPU    : 1 Core
RAM     : 1 GB
Storage : 10 GB

INFO

RAM 1 GB hanya disarankan untuk penggunaan dasar. Jika HestiaCP digunakan untuk menjalankan Mail Server, Anti-Spam, database, dan beberapa website sekaligus, gunakan resource yang lebih besar.

Untuk penggunaan yang lebih optimal, Anda dapat menggunakan paket qVM berikut.

qVM-3

text
vCPU      : 2 Core
RAM       : 2 GB
Storage   : NVMe 60 GB
IP Publik : 1

qVM-4

text
vCPU      : 2 Core
RAM       : 4 GB
Storage   : NVMe 60 GB
IP Publik : 1

Sesuaikan pilihan paket qVM dengan jumlah website, database, akun email, dan aplikasi yang akan dijalankan.

Tahapan

1. Instalasi HestiaCP

HestiaCP menyediakan script instalasi resmi yang dapat digunakan untuk melakukan instalasi secara otomatis.

Masuk terlebih dahulu ke layanan qVM, untuk user menggunakan nama dari sistem operasi misalnya ubuntu@alamatip atau debian@alamatip sesuaikan dengan sistem operasi qVM Anda.

hst-1

Setelah berhasil masuk ke qVM, tingkatkan privilege user ubuntu menjadi root dengan menjalankan:

bash
sudo su

hst-2

Selanjutnya, perbarui daftar repository dan paket sistem qVM.

bash
apt update && apt upgrade -y

hst-3

Setelah proses update selesai, unduh script installer resmi HestiaCP menggunakan perintah.

bash
wget https://raw.githubusercontent.com/hestiacp/hestiacp/release/install/hst-install.sh

hst-4

Setelah script berhasil diunduh, jalankan installer dengan perintah.

bash
bash hst-install.sh -f

Lalu tekan Enter untuk menjalankan perintah.

Script installer akan menampilkan konfirmasi mengenai paket dan layanan yang akan dipasang. Ketik Y

bandicam 2026-08-24 15-33-09-208

Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi. Selama proses instalasi, Anda akan diminta memasukkan beberapa informasi berikut :

  • Administrator username - username yang digunakan untuk login ke HestiaCP.
  • Administrator password - password administrator HestiaCP.
  • Admin email address - alamat email administrator yang aktif.
  • FQDN hostname - hostname qVM yang akan digunakan.

Tunggu sekitar 10–15 menit hingga HestiaCP menyelesaikan proses instalasi seluruh paket yang dibutuhkan.

bandicam 2026-09-07 18-42-27-952

Setelah instalasi berhasil, pada qVM akan menampilkan pesan:

text
You have successfully installed Hestia Control Panel on your server

Selain itu, HestiaCP akan menampilkan informasi akses administrator yang berisi URL, username, dan password.

bandicam 2026-09-07 18-49-04-651

Installer HestiaCP akan meminta qVM melakukan reboot, ketik Y, kemudian tekan Enter. Tunggu beberapa saat hingga qVM kembali aktif.

2. Akses Dashboard HestiaCP

Setelah qVM selesai melakukan reboot, buka browser kemudian akses HestiaCP menggunakan alamat IP Publik qVM dan port 8083 (default port HestiaCP) .

bandicam 2026-08-24 17-45-58-685

Klik Advanced, kemudian pilih Proceed to IP_qVM (unsafe).

bandicam 2026-08-24 17-43-31-749

Masukkan username dan password administrator yang Anda dapatkan pada saat instalasi HestiaCP

bandicam 2026-08-24 17-48-43-361

bandicam 2026-08-24 17-49-13-187

Jika username dan password benar, Anda akan diarahkan ke dashboard HestiaCP.

bandicam 2026-08-24 17-50-09-489

3. Konfigurasi Domain atau Subdomain HestiaCP

Untuk penggunaan production, disarankan menggunakan domain atau subdomain agar control panel HestiaCP lebih mudah diakses dan dapat diamankan menggunakan sertifikat SSL. Sebelum melakukan konfigurasi domain dan SSL pada HestiaCP, buat A Record pada DNS Manager yang digunakan.

text
Type  : A
Name  : hestiacp
Content : IP_PUBLIK_QVM
TTL   : Auto

CF HESTIA

Tunggu beberapa saat hingga proses propagasi DNS selesai. Anda dapat melakukan pengecekan menggunakan layanan DNS Lookup untuk memastikan domain sudah mengarah ke IP Publik qVM.

bandicam 2026-09-14 20-26-00-656

Setelah DNS berhasil mengarah ke IP Publik qVM, akses kembali HestiaCP menggunakan https://hestiacp.sequeldomain.my.id:8083

Screenshot 2026-09-10 152131

Sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, apabila browser masih menampilkan Not Secure ketika mengakses control panel HestiaCP, Anda dapat memasang sertifikat SSL Let's Encrypt untuk control panel melalui command HestiaCP berikut:

bash
v-change-sys-hostname <hostname Anda>
v-add-letsencrypt-host

Command v-change-sys-hostname digunakan untuk mengubah hostname qVM menjadi FQDN yang akan digunakan untuk mengakses control panel HestiaCP. Setelah itu, v-add-letsencrypt-host digunakan untuk melakukan validasi hostname dan membuat sertifikat Let's Encrypt untuk control panel HestiaCP.

Sebelum menjalankan command tersebut, pastikan hostname sudah memiliki A Record yang mengarah ke IP Publik qVM, jika hostname qVM sudah sesuai dengan FQDN yang akan digunakan, Anda tidak perlu menjalankan v-change-sys-hostname kembali pada script installer sebelumnya Anda telah menginputkan hostname FQDN. Cukup jalankan :

bash
v-add-letsencrypt-host

Setelah DNS berhasil mengarah ke IP Publik qVM, akses kembali HestiaCP menggunakan https://hestiacp.sequeldomain.my.id:8083

bandicam 2026-09-07 19-37-16-433

Setelah hostname dan SSL panel dikonfigurasi dengan benar, HestiaCP dapat diakses melalui subdomain menggunakan koneksi HTTPS.

bandicam 2026-09-07 19-39-47-220

4. Konfigurasi Mail Server dan Webmail

HestiaCP menyediakan fitur Mail Server yang memungkinkan Anda membuat dan mengelola akun email menggunakan domain sendiri. Selain layanan pengiriman dan penerimaan email, HestiaCP juga menyediakan webmail sehingga pengguna dapat mengakses email melalui browser.

  • Mail Server : mail.sequeldomain.my.id

  • Webmail : webmail.sequeldomain.my.id

Instalasi HestiaCP dengan komponen email dapat menggunakan beberapa layanan seperti Exim sebagai Mail Transfer Agent (MTA), Dovecot untuk layanan IMAP/POP3, serta Roundcube sebagai Webmail.

4.1. Konfigurasi DNS Mail Server

Sebelum menambahkan Mail Domain pada HestiaCP, lakukan konfigurasi DNS untuk domain sequeldomain.my.id.

Tambahkan A Record untuk Mail Server

text
Type  : A
Name  : mail
Content : IP_PUBLIK_QVM
TTL   : Auto

Kemudian tambahkan A Record untuk Webmail

text
Type  : A
Name  : webmail
Content : IP_PUBLIK_QVM
TTL   : Auto

Selanjutnya tambahkan MX Record:

text
Type        : MX
Name        : @
Content     : mail.sequeldomain.my.id
Priority    : 10
TTL         : Auto

Struktur DNS sementara akan menjadi:

text
mail.sequeldomain.my.id       : IP Publik qVM
webmail.sequeldomain.my.id    : IP Publik qVM
sequeldomain.my.id MX         : mail.sequeldomain.my.id

Setelah DNS dibuat, tunggu proses propagasi.

bandicam 2026-09-07 19-12-26-281

Anda dapat melakukan pengecekan A Record Mail Server menggunakan:

bash
dig mail.sequeldomain.my.id

bandicam 2026-09-07 19-47-06-424

Periksa Webmail:

bash
dig webmail.sequeldomain.my.id

bandicam 2026-09-07 19-47-29-368

Kemudian periksa MX Record:

bash
dig MX sequeldomain.my.id

bandicam 2026-09-07 19-47-59-994

Pastikan mail.sequeldomain.my.id dan webmail.sequeldomain.my.id sudah mengarah ke IP Publik qVM serta MX Record domain mengarah ke mail.sequeldomain.my.id.

4.2. Menambahkan Mail Domain di HestiaCP

Setelah DNS selesai dikonfigurasi, masuk kembali ke dashboard HestiaCP.

Pilih menu: Mail → Add Mail Domain

bandicam 2026-09-07 20-10-49-092

Setelah itu Anda akan diminta memilih dua pilihan yaitu membuat User atau Continue.

bandicam 2026-09-07 20-19-51-503

Masukkan domain: sequeldomain.my.id

bandicam 2026-09-07 20-20-32-994

Sesuaikan opsi Mail Domain yang tersedia. Beberapa fitur yang dapat digunakan antara lain:

text
Webmail Client : Roundcube
Spam Filter    : Enable 
Reject Spam    : Enable
DKIM Support   : Enable

Aktifkan DKIM agar HestiaCP membuat pasangan key DKIM untuk domain.

DKIM digunakan untuk membantu server penerima memverifikasi bahwa email memang dikirim oleh Mail Server yang memiliki otorisasi untuk menggunakan domain tersebut. Setelah selesai, klik Save.

4.3. Konfigurasi SPF dan DKIM

Untuk membantu proses autentikasi email serta meningkatkan reputasi Mail Server, tambahkan record SPF dan DKIM pada DNS domain yang digunakan.

Informasi record SPF dan DKIM dapat dilihat melalui menu Mail Domain di HestiaCP. Salin nilai DNS yang tersedia, kemudian tambahkan record tersebut pada pengaturan DNS domain Anda.

Contoh SPF:

text
Type  : TXT
Name  : @
Value : v=spf1 a mx ip4:IP_PUBLIK_QVM ~all

Dan berikut contoh dari DKIM

text
Type    : TXT
Name    : mail._domainkey
Content : v=DKIM1; k=rsa; p=MIIBIjANBgkqhkiG9w0BAQEFAAOCAQ8A...
TTL     : Auto

Anda dapat generate public key dengan cara command berikut :

text
openssl rsa \
-in /home/sequel/conf/mail/sequeldomain.my.id/dkim.pem \
-pubout \
-outform DER 2>/dev/null | base64 -w0

Ganti: IP_PUBLIK_QVM dengan alamat IP Publik qVM yang Anda gunakan.

bandicam 2026-09-15 12-25-19-932

Masuk ke browser lalu buka webmail.sequeldomain.my.id

webmail

Sampai pada tahap ini webmail.sequeldomain.my.id masih Not secure masuk ke control panel HestiaCP

bandicam 2026-09-15 11-09-18-087

lalu ke menu Edit Mail Domain ditandai dengan ikon pensil seperti pada gambar dibawah ini.

aaa

Dan centang Enable SSL for this domain serta centang pada bagian Use Let's Encrypt to obtain SSL certificate.

bandicam 2026-09-07 21-12-46-727

Lalu klik Save , setelah itu buka kembali webmail.sequeldomain.my.id sampai pada tahap ini webmail Anda telah menggunakan SSL.

after ssl

4.4. Membuat Akun Email

Setelah Webmail berhasil dibuat, buat akun email yang akan digunakan.

Masuk kembali ke control panel lalu ke Mail → sequeldomain.my.id

Kemudian klik Add Mail Account.

mail

Pada tahap ini buat user pertama dengan account (admin) dan password jika sudah klik Save untuk menyimpan perubahan.

bandicam 2026-09-07 21-33-15-638

Setelah disimpan, alamat email yang terbentuk adalah admin@sequeldomain.my.id

Selain itu buat email untuk user kedua dengan account (info) dengan cara yang sama seperti sebelumnya. info@sequeldomain.my.id

bandicam 2026-09-07 21-33-48-390

TIP

Gunakan password yang kuat dan berbeda untuk setiap akun email. Hindari menggunakan password administrator HestiaCP sebagai password akun email.

4.5. Mengakses Webmail HestiaCP

Setelah Mail Domain, akun email, dan SSL webmail selesai dikonfigurasi, buka browser kemudian akses: https://webmail.sequeldomain.my.id

bandicam 2026-09-07 22-45-32-583

Jika konfigurasi berhasil, halaman login Roundcube Webmail akan ditampilkan.

bandicam 2026-09-07 22-45-45-410

Masukkan akun email yang telah dibuat,sebagai contoh disini menggunakan user satu yaitu admin@sequeldomain.my.id Kemudian klik Login. Jika autentikasi berhasil, dashboard Roundcube akan ditampilkan dan akun email dapat digunakan untuk mengirim serta menerima email.

bandicam 2026-09-07 22-46-04-842

4.6. Pengujian Kirim dan Terima Email

Setelah berhasil masuk ke Webmail, lakukan pengujian pengiriman email.

Sebagai contoh, kirim email dari admin@sequeldomain.my.id ke alamat email eksternal.

bandicam 2026-09-07 22-48-20-098

Klik tombol Send untuk mengirim email. Selanjutnya beralih ke email client eksternal atau penerima terlihat bahwa pesan email telah diterima dan masuk ke inbox.

bandicam 2026-09-07 22-49-05-853

bandicam 2026-09-07 22-49-11-904

Kemudian lakukan pengujian sebaliknya dari platform webmail eksternal ke webmail.sequeldomain.my.id

bandicam 2026-09-07 22-49-32-338

Dan dari sisi webmail.sequeldomain.my.id terlihat bahwa pesan dari platform webmail eksternal masuk ke inbox Roundcube.

bandicam 2026-09-07 22-50-13-152

Pastikan kedua arah pengiriman berhasil :

text
HestiaCP → Email Eksternal
Email Eksternal → HestiaCP

4.7. Konfigurasi Reverse DNS / PTR

Untuk Mail Server production, konfigurasi Reverse DNS (PTR Record) yang mana IP Publik qVM memiliki PTR Record yang mengarah ke hostname Mail Server.

Contoh : IP_PUBLIK_QVM → mail.sequeldomain.my.id

Kemudian Forward DNS harus mengembalikan IP Publik qVM yang sama: mail.sequeldomain.my.id → IP_PUBLIK_QVM

Konfigurasi PTR dapat membantu meningkatkan kepercayaan terhadap Mail Server ketika mengirim email ke layanan email eksternal.

INFO

PTR Record tidak dikonfigurasi melalui HestiaCP maupun DNS Manager domain. PTR Record dikelola oleh penyedia alamat IP atau penyedia layanan cloud yang memberikan IP Publik kepada qVM.

PTR

Test untuk melihat skor mail spam dari webmail.sequeldomain.my.id , Anda dapat cek pada platform berikut https://mail-tester.com/ salin alamat email unik yang tampil pada mail tester :

bandicam 2026-09-15 11-53-18-132

  • test-6gknon5ce@srv1.mail-tester.com

Email pada pengujian bisa berbeda dengan yang akan Anda dapatkan salin email unik yang ditampilkan oleh mail-tester.com

Lalu selanjutnya masuk ke webmail.sequeldomain.my.id dan tulis pesan ke alamat email test-6gknon5ce@srv1.mail-tester.com dan klik kirim.

bandicam 2026-09-15 12-02-12-341

Selanjutnya kembali ke web mail-tester.com dan klik tombol Then check your score

bandicam 2026-09-15 12-02-32-798

Tunggu proses penilaian , lalu mail-tester.com akan menampilkan skor yang Anda dapatkan seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

bandicam 2026-09-15 12-23-10-648

bandicam 2026-09-15 12-23-47-263

4.8. Verifikasi Konfigurasi Mail Server

Setelah seluruh konfigurasi selesai, struktur Mail Server pada panduan ini menjadi:

text
Domain      : sequeldomain.my.id
Mail Server : mail.sequeldomain.my.id
Webmail     : webmail.sequeldomain.my.id
Webmail URL : https://webmail.sequeldomain.my.id
Email       : admin@sequeldomain.my.id

Dengan konfigurasi tersebut, qVM tidak hanya menjalankan HestiaCP untuk mengelola website dan database, tetapi juga dapat digunakan sebagai Mail Server dengan Webmail yang dapat diakses menggunakan domain.

Kesimpulan

Sampai tahap ini, HestiaCP telah berhasil dipasang pada qVM dengan sistem operasi Ubuntu 24.04 LTS dan dapat digunakan untuk mengelola berbagai layanan server melalui antarmuka berbasis web.

HestiaCP mempermudah pengelolaan website, domain, database, DNS, FTP, SSL, dan email dalam satu control panel. Dengan konfigurasi domain dan SSL, dashboard HestiaCP serta memungkinkan pembuatan email berbasis domain yang dapat diakses melalui Webmail.

Untuk penggunaan production, pastikan qVM memiliki resource yang memadai serta konfigurasi DNS, SSL, SPF, DKIM, DMARC, PTR, firewall, dan keamanan qVM telah disesuaikan dengan kebutuhan.

Mulai Kelola Infrastruktur Cloud Anda

Akun SEQUEL Anda siap untuk memesan & mengelola layanan cloud.

Bagikan
Apakah artikel ini membantu?